Magang

Magang

Program Magang merupakan salah satu keunggulan Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera. Melalui program ini, mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat selama di bangku perkuliahan. Program Magang merupakan kegiatan untuk memenuhi satu mata kuliah pada semester 7 dengan bobot 6 SKS dengan bekerja di sebuah instansi/lembaga/institusi. Program Magang tentunya akan menjadikan mahasiswa memiliki pengalaman tentang dunia kerja, khususnya di bidang hukum, seperti profesi advokat, konsultan hukum, peneliti, jurnalis hukum, dan lain-lain.

Berbagai pengalaman yang akan diperoleh mahasiswa Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera dalam Program Magang tentunya akan menajamkan pengetahuan, keahlian dan meningkatkan profesionalitas mahasiswa. Mahasiswa yang menjalankan Program Magang akan mendapatkan bimbingan dari Mentor yang ada di tempat mereka bekerja. Setiap instansi/lembaga/institusi tempat magang akan menunjuk mentor untuk secara langsung membimbing mahasiswa tersebut, termasuk memberikan umpan balik terhadap pekerjaan mereka.

Dalam pelaksanaannya, Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera bekerja sama dengan beberapa instansi/lembaga/institusi sebagai Mitra Magang, antara lain: firma hukum Assegaf Hamzah & Partners (AHP), Badan Keahlian DPR RI, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), konsultan pajak Danny Darussalam Tax Center (DDTC), hukumonline.com, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Lembaga Bantuan Hukum APIK, Lembaga Kajian dan Advokasi untuk Independensi Peradilan (LeIP), Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, Lembaga Bantuan Hukum Masyarakat (LBHM), firma hukum Lubis Ganie Surowidjodjo (LGS), Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK), Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), dan Indonesian Center for Environmental Law (ICEL).

Daftar Mitra Magang

Danny Darussalam Tax Center
Indonesian Center for Environmental Law
Badan Keahlian DPR RI

Keunggulan Blended

Learning


  • Kuliah jadi lebih fleksibel, efektif, dan efisien
  • Medium belajar beragam
  • Tren belajar di masa depan

Mari bergabung dengan kami , Daftarkan dirimu sekarang!

Keunggulan Program Blended Learning:

  • Metode Belajar
  • Berada di antara komunitas pembaru hukum
  • Program Magang

Mari bergabung dengan kami , Daftarkan dirimu sekarang!

Kabar

Pengajar Jentera Menjadi Ahli dalam Sidang Gugatan Surat Presiden tentang RUU Cipta Kerja

Pengajar STH Indonesia Jentera, Bivitri Susanti menjadi salah satu dari tiga ahli untuk Penggugat dalam […]

Pengajar Jentera: Kewajiban Pengunduran Diri Calon Peserta Pilkada Tidak Bertentangan dengan Esensi HAM

Pengajar STH Indonesia Jentera, Bivitri Susanti, menjadi ahli dalam sidang uji materiil UU Pilkada yang […]

Perubahan adalah Keniscayaan

Sambutan Ketua STH Indonesia Jentera pada Wisuda Kedua dan Penerimaan Mahasiswa Baru 2020/2021 Secara Daring […]

Jentera Selenggarakan Wisuda Sarjana Kedua dan Penerimaan Mahasiswa Baru 2020/2021 Secara Daring

Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera menyelenggarakan Sidang Senat Akademik Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2020/2021 […]

Podcast Bincang Jentera Episode 5: Konstitusi dari Masa ke Masa

Sehari pasca kemerdekaan, yakni pada tanggal 18 Agustus 1945, UUD 1945 berhasil disahkan sebagai konstitusi […]

RUU HPI dan Penyelesaian Sengketa Bisnis Internasional

STH Indonesia Jentera bekerjasama dengan Hukumonline menyelenggarakan webinar bertajuk “RUU HPI dan Penyelesaian Sengketa Bisnis […]

Podcast Bincang Jentera Episode 4: Profesi Advokat di Era Disrupsi Teknologi

Pada 2018, sebuah startup bernama LawGeex membuat sebuah penelitian yang melibatkan beberapa professor hukum untuk […]

Podcast Bincang Jentera Episode 3: Sepak Bola Indonesia, Masih Ada Harapan?

Sepakbola Indonesia tidak hanya dapat dinikmati dari permainan dan kompetisinya. Lebih luas dari itu, juga […]